Langsung ke konten utama

KPU gandeng PB IDI dan BNN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memperketat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah. KPU kemudian menggandeng PB IDI (Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia) dan BNN untuk Pilkada serentak tahun 2017.

KPU juga berharap agar pemeriksaan kesehatan ini nantinya juga akan masuk dalam revisi UU Pilkada. Hal itu diungkapkan Ketua KPU Husni Kamil Manik dalam acara Evaluasi Tahapan Pencalonan Pilkada 2015 di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol No 29, Menteng, Jakpus, Senin (21/3/2016).

"Itu juga menjadi suatu hal yang kita sangat dibutuhkan. Penting dimasukan dalam undang-undang. Revisi undang-undang. Tapi bila tidak, kami akan bicarakan dengan PB IDI. Karena yang disebut di uu itu organisasi profesi. Arahnya ke PB IDI. Apakah misalnya dalam memeriksa melalui metode klinis itu membutuhkan keterlibatan BNN atau gak," kata Husni Kamil Manik.

"Kalau gak ada pengaturannya. Kompetensinya ada di sana (BNN). Yang jelas di rumah sakit kita tidak punya alat itu yang akan kita bahas. PB IDI mengakomodir kalau BNN dilibatkan," lanjutnya.

Nantinya, calon kepala daerah akan melalui tahapan proses tes kesehatan. Ada 5 tes kesehatan yang akan dijalani calon kepala daerah.

"Ada tes klinis, ada tes urin, tes darah, tes air liur, dan tes rambut. Secara ilmu diunggulkan oleh BNN. Tes psikis. Itu akan kelihatan yang bersangkutan konsisten atau tidak. Itu akan mengkonfirmasi kembali klinisnya. Kita lihat keterpaduan tes klinis ini," ucap Husni Kamil Manik.

Sementara itu menurut Direktur Peran Serta Masyarakat BNN Sinta Simanjuntak, dari lima tes tersebut yang paling efektif adalah tes rambut. Karena rambut menyimpan zat-zat yang masuk dalam tubuh.

"Jadi relatif lebih lama tersimpan di dalam rambut. Jadi kalau di dalam tubuh kan mekanisme air itu kan berubah-ubah terus. Kalau rambut itu sebulan sampai tiga bulan bisa ketahuan apakah yang bersangkutan masih memakai apa tidak," ucap Sinta Simanjuntak.

Namun tes itu hanya bisa dilakukan di lab pusat BNN di Jakarta. "Nanti sampelnya tinggal dikirim saja ke Jakarta. Kita bekerja sama dengan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kota) dan BNT di daerah," tutur Sinta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

game Governor of Poker 2

Governor of Poker 2 Game flash kartu yang ber-genre RPG dengan animasi grafis yang oke banget "Governor of Poker 2" dijamin bakalan betah memainkannya. Game flash kartu ini hampir sama dengan game kartu texas hold'em poker lainnya dengan diselingi petualangan yang ber-genre RPG... Info Singkat : Permainan peran (bahasa Inggris: role-playing game disingkat RPG) adalah sebuah permainan yang para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk merajut sebuah cerita bersama. Para pemain memilih aksi tokok-tokoh mereka berdasarkan karakteristik tokoh tersebut, dan keberhasilan aksi mereka tergantung dari sistem peraturan permainan yang telah ditentukan. Asal tetap mengikuti peraturan yang ditetapkan, para pemain bisa berimprovisasi membentuk arah dan hasil akhir permainan ini. Screenshot : Cara Pemasangan : Buat sobat blogger yang ingin memasang game ini di blognya silakan disimak tutorialnya... Login ke blog sobat. Klik "New Post...

KEISTIMEWAAN UUD No.6 th 2004

Setelah melalui perdebatan panjang selama 7 tahun akhirnya sidang paripurna DPR RI, Rabu 18 Desember 2013 menyetujui rancangan Undang-Undang Desa untuk disahkan menjadi Undang-Undang Desa. Ribuan Kepala Desa diseluruh Indonesia menyambut de ngan gegap gempita dan penuh dengan sukacita, kecuali daerah Padang Sumatera Barat yang menolak Undang-Undang tersebut. Mengapa Undang-Undang Desa yang disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 15 Januari 2014 itu terasa begitu istimewa? Bahkan berkali-kali Kepala Desa dari beberapa daerah di Indonesia berkumpul di Jakarta melakukan unjuk rasa menuntut agar RUU Desa segera disahkan menjadi Undang-Undang. Apa keistimewaan Undang-undang Desa tersebut ? Untuk mengetahui jawabannya ikuti uraian berikut ini. 1. Dana Milyaran Rupiah akan masuk ke Desa Isu yang berkembang bahwa dengan disahkannya Undang-Undang Desa maka tiap Desa akan mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat melalui APBN lebih kurang 1 Milyar per tahun. Ini bis...

501 kabupaten

No. Provinsi   DT2 Kota, Kabupaten   Alokasi Kode POS Realita Kode POS Jml Kec Jml Desa DT2 Kota, Kabupaten   1 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Barat 236 xx 23615 - 23682 12 321 2 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Barat Daya 237 xx 23762 - 23767 9 133 3 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Besar 233 xx - 239 xx 23351 - 23952 23 609 4 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Jaya 236 xx 23653 - 23657 6 172 5 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Selatan 237 xx 23711 - 23774 16 247 6 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Singkil 247 xx 24783 - 24791 10 116 7 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Tamiang 244 xx 24471 - 24478 12 216 8 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Tengah 245 xx 24511 - 24571 14 271 9 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Tenggara 246 xx 24651 - 24678 16 388 10 Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Kab. Aceh Timur 244 xx 2...